Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

INDONESIA VS FILIPINA (part 2)


Timnas Indonesia berhasil lolos ke Babak Final dan menghadapi Malaysia setelah kemarin malam pada hari minggu tanggal 19 desember 2010 menaklukan Filipina dengan skor akhir 1 : 0 untuk kemenangan Indonesia sehingga Timnas Indonesia unggul agregat 2-0.

Pada pertandingan antara Indonesia vs Filipina Leg II ini, Cristian Gonzales alias El Loco kembali menjadi pahlawan atas kemenangan Indonesia berkat tendangan kelas dunianya pada beberapa menit sebelum babak pertama berakhir.
Jalannya Pertandingan :

Timnas Indonesia menekan sedari menit awal dari sayap kanan. Firman Utina mencoba melepaskan tendangan spekulasi yang masih jauh dari sasaran. Filipina coba melakukan serangan balik tapi masih bisa dipatahkan. Indonesia gantian menyerang balik dan hasilnya tak jauh beda.

Cristian Gonzales terjebak offside saat berusaha mengejar bola pada menit empat. Usaha Yongki mengejar bola sesaat kemudian juga masih kandas di tangan kiper. Peluang emas untuk Indonesia pada menit 11, Gonzales mengejar umpan terobosan dari Yongki tapi bola lebih dulu ditangkap kiper.
Kemelut di depan gawang Timnas Indonesia lahir pada menit 12, tapi sepakan Phil Younghusband akhirnya melambung. Sebelumnya pemain bertahan Indonesia juga gagal mengalau bola dengan lugas. Christopher Greatwich berbenturan dengan Nasuha saat berebut bola di menit ke-16. Wasit menilai pelanggaran dilakukan si pemain Filipina. Bola kemudian dikuasai Okto di sayap kiri meski umpan silangnya ke muka gawang masih bisa dihalau bek Filipina.

Gonzales mencatat peluang emas lagi pada menit 21, ia berhasil menanduk bola di muka gawang meski arah bola masih mengarah tepat kiper Filipina. Indonesia kemudian menciptakan kemelut di muka gawang Filipna meski tak ada yang bisa diubah jadi gol. Setengah jam berjalan, belum ada gol tercipta. Indonesia terlihat masih kesulitan menembus pertahanan Filipina. Nasuha melakukan penetrasi dari tengah lapangan pada menit 3. Okto terlihat ikut berlari untuk menyongsong bola. Okto pada akhirnya bisa menguasai bola tapi sepakannya belum jitu.

Firman Utina melepaskan umpan tumit ke arah M. Ridwan, dengan dua pemain Indonesia berada di kotak penalti. Alih-alih mengoper, M. Ridwan malah melepaskan tendangan langsung yang masih melebar. Pertandingan memanas pada menit 40 setelah Ahmad Bustomi diterjang dengan keras oleh Greatwich. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Greatwich. Sesaat kemudian, Gonzales berada di depan gawang tapi kurang sigap menyongsong bola yang menuju ke arahnya. Peluang terbuang.

Gol untuk Indonesia pada menit 43, dari luar kotak penalti, sepakan kelas dunia Gonzales tak tertahan untuk bersarang di gawang Filipina. Sebelum mengirimkan tendangan itu, sepakannya juga sempat dihadang bek Filipina. Lima menit memasuki babak kedua, Yongki terkapar di lapangan setelah bertabrakan dengan Etheridge ketika sedang berusaha mengejar bola. Zulkifli membuang peluang pada menit 55. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan yang masih jauh melebar.

Okto, dengan lihai ia mengejar bola dan mengecoh lawan di sisi gawang Filipina pada menit 63,  meski sepakannya dari sudut sempit masih bisa dibendung kaki kiper Etheridge.
Markus berhasil mengadang sepakan keras pemain Filipina dari luar kotak penalti. Hamka kemudian menyapu bola yang tak bisa ditangkap Markus. Kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia nyaris saja Filipina bikin gol pada menit 79, beruntung Firman masih bisa menyapu. bola.  
Filipina harus bermain minus satu pemain setelah Greatwich mendapat kartu kuning kedua sehingga diacungi kartu merah, usai melanggar Markus pada menit 87, dan tak lama kemudian peluit panjang berbunyi tanda akhirnya pertandingan.

Jumat, 17 Desember 2010

INDONESIA VS FILIPINA (part 1)

Semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup 2010 di bawah tatapan sekitar 80 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010), Indonesia dibuat repot oleh Filipina. Umpan-umpan jauh Indonesia tidak ampuh dalam mendobrak lini belakang  Filipina.

GOOLL.... akhirnya pada menit ke 32 Neil Etheridge (penjaga gawan Filipina) tidak bisa menangkap bola lambung sehingga Cristian Gonzales dengan sundulannya dapat memecahkan telor sehingga kedudukan 1 : 0 (telor) untuk Tim Nas Indonesia.

Jalannya pertandingan :

Pada menit  9, umpan Okto Maniani disambar tendangan Gonzales, tetapi bola bisa dijinakkan Etheridge.
Pada menit 13, tendangan jarak jauh Philip Younghusband memaksa kiper Markus Haris Maulana menepis bola dan membuahkan tendangan sudut.

Di menit 19, kerja sama yang apik dari para pemain Indonesia meloloskan Okto di kotak penalti Filipina. Karena  Okto kekurang tenang dan terburu-buru membuat tendangan sehingga tendangannya melambung di atas gawang.

Lagi-lagi dari jarak jauh, Philip Younghusband mencoba kemampuan Markus. Kali ini, sepakan Philip yang juga dari jarak jauh memaksa Markus melompat ke kiri menepis bola.
Pada menit ke 32 menit, Indonesia akhirnya memecah kebuntuan. Umpan panjang Firman Utina gagal diantisipasi Etheridge dan Gonzales menanduk bola dan akhirnya GOLL bola bersarang dijala gawang Filipina. 1-0 buat Indonesia.

Filipina nyaris kebobolan oleh tindakan pemainnya sendiri di menit 39. Sebuah bola yang gagal dikuasai Irfan disapu Ray Jonsson ke samping kiri gawang Etheridge.
Masuknya Arif Suyono menggantikan Okto dan Bambang Pamungkas mengisi posisi Irfan pada babak kedua, Indonesia lebih banyak menguasai bola.

Menit 72, Bambang memperoleh peluang di dalam kotak penalti Filipina. Namun lari Bepe kalah cepat dibanding Etheridge keluar dari sarangnya untuk menjemput dan menangkap bola.
Timnas Indonesia nyaris kebobolan di menit 75. Kegagalan Markus menangkap bola lambung membuat James Younghusband bisa mengarahkan bola ke gawang Indonesia. Namun Zulkifli bisa membuang bola keluar lapangan dengan kepalanya.

Serangan kombinasi Bepe dan El Loco di menit 79 nyaris membuahkan GOL ke 2 bagi Timnas Indonesia namun sayang Gonzales gagal menanduk bola yang terlalu tinggi.

Wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan. Kedudukan akhir 1 : 0 untuk kemenangan Timnas Indonesia, dengan demikian Timnas Indonesia hanya membutuhkan hasil seri saat leg 2 semifinal yang rencananya akan digelar di tempat yang sama pada hari Minggu (19/12/2010).

Rabu, 15 Desember 2010

BONUS TIMNAS DI PIALA AFF 2010

Empat kontestan Piala AFF 2010 yang tersisa, Indonesia, Filipina, Vietnam dan Malaysia akan bersiap untuk bersaing memperebutkan tempat di Final. Untuk merangsang daya juang, empat negara yang lolos ke semifinal tersebut sama-sama telah menjanjikan sejumlah bonus kepada tim mereka masing-masing untuk menjadi juara.
Pundi-pundi para penggawa timnas dipastikan bakal bertambah tebal apabila mereka mampu berprestasi maksimal di ajang tersebut. Jumlahnya pun bervariatif, namun besar bonus yang diungkapkan kemungkinan masih merupakan jumlah minimal, karena biasanya beberapa perusahaan atau pengusaha secara pribadi juga akan ikut mengapresiasi dengan memberikan bonus tambahan bila Timnas mereka berprestasi.
Berikut adalah besaran bonus yang telah dirilis sejauh ini :

1. Indonesia
Tim nasional Indonesia yang akan bertarung di ajang AFF Suzuki Cup 2010 dirangsang dengan bonus sebesar Rp5,5 miliar jika mampu menjuarai turnamen dua tahunan itu dalam putaran final di Indonesia dan Vietnam.
Nurdin Halid selaku Ketua Umum PSSI mengungkapkan bahwa bonus akan dibagikan secara bertahap, untuk awalnya Rp2,5 miliar akan diberikan jika Timnas lolos ke final. Dan jika berhasil keluar sebagai juara, tim Merah Putih mendapatkan tambahan Rp3 miliar, sehingga total bonus mencapai Rp 5,5 miliar. Bonus ini telah dicicil Rp500 juta ketika Timnas berhasil memastikan satu tempat di semifinal.
"Kami akan berikan bonus sebesar Rp2,5 miliar apabila mampu mencapai final. Dan jika mampu tampil menjadi juara, kami akan tambah lagi Rp3 miliar sehingga bonus seluruhnya Rp5,5 miliar," ujar Nurdin Halid yang didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan D Bakrie.

2. Filipina
Seperti dilansir situs resmi AFF, timnas Filipina telah menerima bonus senilai US$ 23 ribu setelah memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala AFF 2010 ini.
Bonus bagi timnas Filipina disediakan oleh Manny V. Pangilinan. Konglomerat Filipina tersebut mengaku sangat bangga dengan berhasilnya 'Azkals' (julukan Timnas Filipina, red) lolos ke babak semifinal.
"Kami sangat senang dengan bantuan Pangilinan. Ini merupakan sebuah langkah besar dalam pembangunan sepak bola di negara ini," ungkap manajer timnas Filipina, Dan Palami, menanggapi kucuran bonus pada anak asuhnya.
"Saya harap bantuan dari Pangilinan akan menjadi awal dari bantuan-bantuan para pengusaha terhadap timnas, yang selama jarang mendapat perhatian," tandasnya.

3. Vietnam
Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) telah menjanjikan bonus sekitar US$350 ribu (Rp3,155 miliar) kepada Timnasnya bila berhasil mempertahankan gelar Piala AFF 2010. Dana tersebut berasal dari VFF dan juga pihak sponsor.
Rinciannya, US$250 ribu dari VFF, dan US$100 ribu dari pihak VP Bank. Jumlah bonus itu kemungkinan akan membengkak karena dijanjikan tambahan US$500 ribu (Rp4,5 miliar). Total, timnas Vietnam akan mendapat bonus US$850 ribu atau setara dengan Rp7,6 miliar.

4. Malaysia
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek telah mengumumkan hadiah senilai US$ 1,600 atau Rp14,4 juta untuk masing-masing pemain jika menjadi juara Piala AFF 2010. Menurut Shabery, jumlah ini setara dengan bonus yang dibagikan kala tim Malaysia meraih medali emas di SEA Games, Laos tahun lalu.
Jumlahnya sangatlah kecil bila dibanding dengan tim lain. Jika dikalikan dengan 30 pemain anggota timnas Malaysia, maka bonus itu total menjadi 150.000 ringgit Malaysia atau Rp420 juta lebih.
Dengan jumlah yang lumayan besar, hendaknya bonus tersebut tidak dijadikan tujuan utama bagi para pemain Timnas, melainkan tujuan mengangkat harkat bangsa dengan menjuarai turnamen yang belum pernah dijuarai sejak event ini digelar pada 1996.
"Kami minta para pemain hanya fokus pada permainan terbaik guna mencapai prestasi terbaik pula. Tepiskan dulu berbagai kepentingan lain dalam menghadapi event ini karena Turnamen AFF Suzuki Cup memiliki gengsi tersendiri," ujar Nurdin.
Nurdin mengingatkan bahwa masyarakat pecinta sepak bola di Tanah Air sudah lama mendambakan gelar juara untuk di kawasan Asia Tenggara, mengingat di ajang SEA Games pun Indonesia terakhir kali merengkuh gelar pada 1991.
"Tunjukkan semangat pantang menyerah, apalagi kita sebagai tuan rumah. Tidak ada alasan pemain harus loyo menghadapi semua lawan." (ant/bola)

Arsip Blog